Begini Caranya Biar Rumahmu Jauh dari Resiko Kebakaran!

“Kebakaran….kebakaran!!!” Musibah yang satu ini memang menakutkan. Amukan si Jago Merah akan dengan cepat melalap habis semua yang ada di hadapannya, jika kita tidak memiliki sistem pemadam kebakaran yang memadai. Aslinya, kebakaran memang bisa dihindari, namun buktinya di Jakarta Selatan saja, sepanjang bulan Januari sampai bulan Juni 2019, sudah ada 212 kasus kebakaran. Penyebabnya rata-rata karena hubungan arus pendek, ledakan kompor atau tabung gas dan puntung rokok.

Penyebab Kebakaran

Api memang bisa datang kapan saja dan darimana saja, namun biasanya ada tiga faktor yang menjadi pemantik utamanya.

1. Korsleting Listrik

Terjadinya malfungsi pada instalasi listrik, biasanya diakibatkan karena minimnya perawatan, tidak memperhatikan tata cara penggunaan alat-alat listrik dengan semestinya dan menggunakan perangkat listrik di bawah standar. Ya, hal seremeh kabel pun harus diperhatikan. Apakah ukurannya sesuai dan kondisinya masih bagus. Bila ke semua hal ini tidak diperhatikan, maka percikan listrik akan muncul akibat kelebihan beban, hubungan arus pendek dan kebocoran arus.

2. Kelalaian manusia

Inilah penyebab kebakaran yang mendominasi, yakni kelalaian. Debu rokok, bermain korek bahkan aktivitas memasak seringkali menjadi penyebab kebakaran dahsyat.

Solusi Cegah Kebakaran

Sebagai langkah pencegahan terjadinya kebakaran, maka cobalah terapkan solusi ini:

#Kenali Instalasi Kelistrikan Rumahmu

Meski sudah menggunakan jasa instalasi listrik profesional dan terpercaya, sebagai pemilik rumah kamu harus tetap mengetahui seluk beluk aliran listrik di rumahmu. Dalam pemasangan perangkat listrik, pastikan menggunakan material terbaik dengan kualitas SNI.

#Perbaiki Kebiasaan

Agar tidak menimbulkan masalah dalam instalasi listrik rumah kamu, perbaiki kebiasaan menggunakan alat-alat listrik di rumah. Pastikan kamu mengedukasi keluargamu mengenai cara pemakaian listrik yang aman dan bijaksana.

  • Membagi arus listrik dengan stop kontak harus dilakukan sesuai dengan peraturan. Sebaiknya jangan memasang terlalu banyak terminal pada satu stop kontak.
  • Gunakan kabel yang sesuai dengan standar SNI. Jangan asal beli hanya karena tergiur harganya yang murah, karena barang-barang tiruan atau tidak sesuai standar, akan menimbulkan bahaya terjadinya percikan listrik. Sebaiknya jangan menggulung kabel agar tidak merusak serabut yang ada di dalamnya.
  • Lakukan pemeriksaan rutin instalasi listrik satu tahun sekali.

#Gunakan Pengaman

Setiap rumah wajib memiliki Mini Circuit Breaker atau MCB yang mampu memutus arus listrik saat korsleting terjadi. Sebaiknya, barengi juga dengan instalasi Earth Leakage Circuit Breaker atau ELCB. Pemasangan ELCB akan mencegah terjadinya kebocoran arus dan menjauhkan penghuni rumah dari resiko tersetrum.

#Tambahkan Sistem Pemadam Kebakaran

Semakin majunya teknologi, semakin banyak pula teknologi pemadam kebakaran yang bisa diterapkan dalam hunian.

1. Desain rumah tahan api.

 

Terinspirasi dari kebakaran hebat yang menghancurkan banyak rumah di California, para peneliti di Amerika Serikat pun mencoba untuk membuat rumah tahan api. Rumah tahan api dibangun menggunakan semen komposit yang didesain mirip kayu. Jendela dan pintu terbuat dari kaca dan fiberglass. Lanskap rumah juga dilapisi dengan bebatuan dan memiliki dinding, dengan jarak 15 sentimeter dari tanah. Ketika diuji coba menggunakan api, rumah tahan api ini bisa bertahan cukup lama dari amukan si Jago Merah, hingga kamu memiliki waktu tambahan untuk menyelamatkan diri dari kebakaran.

2. Memasang detektor asap dan water sprinkle.

 

Instalasi detektor asap dan water sprinkle adalah solusi paling mudah untuk mencegah kebakaran di rumah kamu.

3. Menyimpan tabung pemadam kebakaran.

 

Untuk berjaga-jaga, sebaiknya kamu menyimpan tabung pemadam kebakaran di rumah. Pilihlah apar yang bisa digunakan secara otomatis, sudah memiliki sertifikasi serta aman dan ramah untuk lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *